Cara memperkecil ukuran file gambar tanpa mengurangi kualitas
Setiap gambar mempertimbangkan tiga hal: dimensi, format, dan kompresi. Memahami mana yang perlu diubah, dan kapan, membantu Anda mendapatkan file lebih kecil tanpa hasil buram atau penuh artefak.
Oleh PixoDiterbitkan Diperbarui
Ubah ukuran sebelum mengompres
Dimensi berpengaruh lebih besar dari yang kebanyakan orang duga. Foto 4000×3000 memiliki empat kali jumlah piksel dari foto 2000×1500, jadi memotong dimensi menjadi setengahnya biasanya mengurangi ukuran file jauh lebih banyak dibanding pengaturan kompresi saja. Jika gambar akan dipakai di halaman web atau email, ubah ukurannya lebih dulu ke ukuran tampil sebenarnya.
Pilih format yang tepat
JPG dan WebP menggunakan kompresi lossy: keduanya dirancang untuk foto dengan banyak variasi warna, dan WebP biasanya 25–35% lebih kecil dibanding JPG pada kualitas visual yang sama. PNG bersifat lossless dan bekerja lewat pengurangan palet warna, bukan pengaturan kualitas. PNG cocok untuk tangkapan layar, logo, dan grafik warna datar, tetapi tidak bisa mengompres foto sekecil JPG atau WebP.
Biarkan pengaturan pintar bekerja lebih dulu
Tombol Kompres satu klik Pixo sudah otomatis memilih kualitas (JPG/WebP) atau palet warna (PNG) yang disetel agar terlihat pas untuk hampir semua gambar, jadi coba dulu sebelum beralih ke pengaturan manual. Jika hasil tertentu masih terasa terlalu besar atau kualitasnya kurang pas, buka panel Sesuaikan pada gambar itu dan geser penggeser Kualitas atau Warna; perkiraan ukuran akan diperbarui saat Anda menggeser, jadi Anda bisa menemukan titik seimbang yang tepat.
Jika kompresi saja tidak cukup
Jika gambar masih terlalu besar setelah dikompres, itu hampir selalu masalah dimensi, bukan masalah kompresi. Kembali ke langkah pertama dan ubah ukurannya lebih kecil sebelum mengompres lagi.